Untuk bisa melakukan Layanan Mandiri silahkan untuk mengaktifkan akun anda ke Admin di Balai Desa Proto Konon cerita orang – orang terdahulu bahwa desa Proto yang semula berupa semak belukar yang berpenghuni beberapa orang kemudian datanglah -- selengkapnya...

Artikel

Menghidupkan Warisan: Pemberdayaan dan Pengelolaan Rumah Produksi Batik Tulis di Era Modern

13 Agustus 2024 21:31:54  Tim KKN UNDIP  377 Kali Dibaca  Berita Desa

Pekalongan,  30 Juli 2024 - Natalia Tarigan, Tatsbila Najwa, dan Archi Nanda Sevra mahasiswa KKN Undip berhasil melaksanakan program kerja multidisiplin bertajuk “Pemberdayaan dan Pengelolaan Rumah Produksi Batik Tulis ” bersama bapak haji pemilik usaha batik tulis di Desa Proto.

Batik tulis, salah satu warisan budaya Indonesia, memiliki nilai artistik dan sejarah yang tinggi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, industri batik tulis menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan permintaan pasar dan kesulitan dalam mempertahankan kualitas serta metode tradisional. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk memperkuat posisi rumah produksi batik tulis dengan memberikan dukungan dalam pengelolaan bisnis, pelatihan keterampilan, dan peningkatan akses pasar, serta edukasi pajak usaha. Dengan memodernisasi dan memberdayakan sektor ini, diharapkan batik tulis dapat terus melestarikan tradisi serta meningkatkan daya saingnya di pasar global. 

Sebagai bagian dari industri kreatif dan warisan budaya, usaha batik memiliki nilai yang tinggi tidak hanya dalam konteks budaya tetapi juga ekonomi. Namun, menjalankan usaha batik juga berarti harus memenuhi kewajiban perpajakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Mengenai hal kewajiban pajak usaha juga termasuk komponen dalam pemberdayaan usaha. Melihat kenyataanya bahwa  usaha batik tulis yang terdapat di Desa Proto yang belum terdukasi mengenai pajak usaha, maka Tatsbila Najwa mahasiswa KKN Tim II UNDIP melakukan pengedukasian terhadap pemilik usaha terkait pajak usaha dengan judul “UMKM Taat Pajak Yuk!”. Pengedukasian yang dilaksanakan menjelaskan mengenai pentingnya pajak usaha serta manfaat yang didapat apabila menjadi Wajib Pajak yang taat pajak. Penyuluhan edukasi yang dilaksanakan diharap dapat meningkatkan pemahaman pengrajin batik mengenai kewajiban perpajakan mereka. Pengetahuan ini membantu dalam perencanaan pajak dan meminimalkan risiko kesalahan.

Memberdayakan rumah produksi batik tulis yang belum memiliki desain untuk merk produknya menjadikan Archi yang merupakan mahasiswa KKN Undip tergerak untuk membantu membuatkan desain merk batik tulis. Tujuan dibuatnya desain ini yaitu untuk meningkatkan kualitas produksi, meningkatkan perekonomian desa dan nilai jual, memperluas pasar, serta melestarikan budaya batik tulis. Selain itu, kegiatan ini juga perlu dilakukan untuk menarik minat pasar yang lebih luas sehingga penjualan dapat meningkat. Peran Archi yaitu membuatkan desain untuk merk produk yang bergambar bunga-bunga karena batik tulis yang dibuat sering menggunakan motif bunga-bunga untuk desainnya. Archi juga menjelaskan mengenai desain yang dibuat dari segi motif dan warnanya serta menjelaskan sedikit mengenai pentingnya suatu merk dalam usaha. Pelaksanaan program kerja ini diakhiri dengan pemberian desain untuk merk yang sudah dicetak yang sekiranya nanti dapat digunakan secara berkelanjutan dan didaftarkan merk usahanya.

Hal yang menarik dalam pelaksanaan program kerja multidisiplin ini adalah dalam proses mencoba menarik perhatian dari pemilik usaha untuk mendaftarkan sebuah merek. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 dijelaskan bahwa merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa : gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna dalam bentuk ⅔ dimensi, suara dan hologram. Dapat dipahami bawah merek ini berfungsi dalam membantu proses pemasarannya, memberikan nama produk atau jasa, memberikan jaminan kepada konsumen, sebagai petunjuk asal barang atau jasa agar lebih mudah dikenali oleh konsumen dan lainnya. Natalia mahasiswa KKN Undip melanjutkan program kerja ini dengan menjelaskan dan memperkenalkan beberapa contoh merek meliputi indikasi geografis yaitu suatu tanda yang menunjukan daerah asal suatu barang dan atau produk karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam.faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan reputasi ,kualitas dan karakteristik tertentu pada barang dan atau produk yang dihasilkan. Selanjutnya Natalia juga antusias dalam menjelaskan tentang bagaimana tata cara pendaftaran merek sampai pada tahap jangka waktu perlindungannya. Dalam pelaksanaan program kerja ini diakhiri dengan pemberian poster yang sekiranya nanti dapat dipergunakan dalam pendaftaran merek suatu barang.  #KKNTIM2UNDIP #P2KKN #P2KKNUNDIP #LPPMUndip #desaproto #undip

Penulis :

Natalia Tarigan (11000121120014) - S1 Hukum

Archi Nanda Sevira (26060121130051) - S1 Teknologi Hasil Perikanan

Tatsbila Najwa Nugroho (40011421650150) - D4 Akuntansi Perpajakan 

DPL : Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom

Lokasi : Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. 

Universitas Diponegoro, Semarang

Tim II Kuliah Kerja Nyata Reguler 2023/2024

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa

Back Next

 Statistik

 Komentar

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Jl. Proto No. 198A
Desa : Proto
Kecamatan : Kedungwuni
Kabupaten : Pekalongan
Kodepos : 51173
Telepon :
Email : admin@proto.desa.id